Friday, January 11, 2019

STATISTIK/PROBABILITAS


Regresi linier berganda merupakan salah satu metode statistika yang paling banyak digunakan dalam penelitian dan kajian ilmiah. Banyak faktor yang menjadikan metode ini seakan menjadi idola para peneliti. Beberapa alasan diantaranya adalah mudah dipahami, mudah diaplikasikan, banyak kasus berupa hubungan antara variabel X ke Y yang ditemui, dan banyak lagi.
1.       PENGERTIAN REGRESI LINIER BERGANDA
Regresi linier sederhana adalah salah satu metode analisi statistik yang membahas hubungan dari dua variabel yaitu satu variabel X dan satu variabel Y. Sebagai contoh, kita dapat melihat hubungan antara biaya periklanan(X) dan hasil penjualan(Y). Menurut perkiraan hubungan tersebut sangat mungkin, bisa jadi periklanan bukanlah satu-satunya penentu tinggi rendahnya hasil penjualan. Selain biaya periklanan bisa saja terdapat variabel lain yang dapat memengaruhi hasil penjualan.
Sehingga bisa kita katakan bahwa ada banyak variabel (X) yang akan memengaruhi variabel penjualan (Y). Maka dalam hal ini persamaan regresi linier berganda dapat digunakan untuk melihat hubungan dari satu variabel Y dan beberapa variabel X.
Sudah bisa dibayangkan perbedaan antara regresi linier sederhana dan regresi linier berganda kan?
2.      RUMUS REGRESI LINIER BERGANDA
Persamaann / rumus regresi linier berganda adalah sebagai berikut :
Rumus Regresi Linier Berganda
dengan i = 1, 2,…n
dimana :
 = variabel terikat Y
X = Variabel bebas
b0 = Konstanta
bi  = Koefisien Penduga
untuk menghitung  b0, b1, b2 … bk  dan seterusnya kita menggunakan Metode Kuadrat Terkecil (Least Square Method) yang menghasilkan persamaan model sebagai berikut
Metode Kuadrat Terkecil(Least Square Method) Regresi Linier Berganda
untuk dapat memudahkan dalam menghitung b0, b1, b2 dapat digunakan matriks sebagai berikut :
Cara Menghitung nilai b pada Regresi Linier Berganda
dengan :
A = matriks(diketahui)
H = vektor kolom(diketahui)
b = vektor kolom(tidak diketahui)
Variabel b dapat diselesaikan dengan cara sebagai berikut :
Ab=H
b=A-1H
CONTOH SOAL REGRESI LINIER BERGANDA
Dalam suatu penelitian yang dilakukan terhadap 10 rumah tangga yang diilih secara acak, diperoleh data pengeluaran untuk pembelian barang-barang tahan lama per minggu (Y), pendapatan per minggu (X), dan jumlah anggota rumah tangga (X2) sebagai berikut :
Y(Ratusan Rupiah)
23
7
15
17
23
22
10
14
20
19
X1(Ritusan Rupiah)
10
2
4
6
8
7
4
6
7
6
X2(Orang)
7
3
2
4
6
5
3
3
4
3

Seandainya suatu rumah tangga mempunyai X1 dan X2, masing-masing 11 dan 8. Berapa besarnya nilai Y. Artinya, berapa ratus rupiah rumah tangga yang bersangkutan akan mengeluarkan biaya untuk pembelian barang-barang tahan lama ?
Penyelesaian Contoh soal Regresi Linier Berganda:
Langkah pertama adalah mengolah data diatas menjadi sebagai berikut:
Y
X1
X2
X12
X22
X1X2
X1Y
X2Y
23
10
7
100
49
70
230
161
7
2
3
4
9
6
14
21
15
4
2
8
4
8
60
30
17
6
4
36
16
24
102
68
23
8
6
64
36
48
184
138
22
7
5
49
25
35
154
110
10
4
3
16
9
12
40
30
14
6
3
36
9
18
84
42
20
7
4
49
16
28
140
80
19
6
3
36
6
18
114
57
Y
=170
X1
= 60

X2
= 40

X12
=406

X22
=182

X1X2
= 267


X1Y
= 1122

X2Y
= 737

10 60 40                                 b0                                   170  
A =   60 406 267                   b =    b1                         H =   1122                   
          40 267 182                            b2                                   737  

                                              b =A-1H
                   0,919         - 0,084       0,077                   170
          b =    - 0,084       0,078         -0,095        H=  1122
-         0,077     - 0,095       0,163                   737









 
5,233
b =         3,221
               0,451
Dari hasil penghitungan diatas model regresi linier berganda dapat dituliskan sebagai berikut :
 = 5,233 + 3,221X+ 0,451X
Dari model diatas dapat disimpulkan bahwa setiap kenaikan pendapatan per minggu sebesar Rp1000 maka akan menaikkan pengeluaran untuk pembelian barang-barang tahan lama per minggu sebesar Rp322,1 dengan asumsi jumlah anggota rumah tangga konstan/tetap.
Demikian juga, jika jumlah anggota rumah tangga bertambah 1 orang maka akan menaikkan pengeluaran untuk pembelian barang-barang tahan lama per minggu sebesar Rp45,1 dengan asumsi pendapatan per minggu konstan/tetap.
 = 5,233 + 3,221X(11) + 0,451X(8) 
=44,272
Ketika suatu rumah tangga memiliki pendapatan perminggu sebesar Rp11.000 dengan anggota rumah tangga sebanyak 8 orang maka pengeluaran untuk pembelian barang-barang tahan lama per minggu sebesar Rp4.427,2.



No comments:

Post a Comment

STATISTIK/PROBABILITAS

PENGERTIAN KORELASI Secara sederhana, korelasi dapat diartikan sebagai hubungan. Namun ketika dikembangkan lebih jauh, korelasi tidak ...